Judi RemiSurabayaraya 24/01/16 : Diharapkan kepada pelanggan belanja sayur ke K-A (41), warga Jalan Tandes Kidul Gg VI Surabaya, diharapkan bisa bersabar terlebih dahulu.  Sebab, K-A saat ini tidak bisa berdagang sayur untuk sementara waktu. Gara-garanya pria bertubuh tambun tersebut, tertangkap basah anggota Reskrim Polsek Tandes, sedang berjudi di lapangan Banjar Anyar, Tandes Kidul Surabaya.

K-A tidak sendirian saat ditangkap petugas, melainkan berjudi bersama S-P (51), warga Jl Tandes Lor Gg. III. “Waktu judi berlangsung, ada tiga peserta. Tetapi berhasil meloloskan diri begitu anggota datang menggerebek,” ungkap Kompol Harahap, Kapolsek Tandes didampingi Kanitreskrim, AKP Bambang TB, Sabtu (23/1) kemarin.

Dihadapan penyidik, K-A mengatakan sebelum mala petaka bagi tiga penjudi itu terjadi, semula hanya cangkrukan biasa sambil ronda malam di kampung. Di tengah obrolan mereka, akhirnya sepakat bermain judi remi. Jumlah taruhan tidak banyak, hanya Rp 5000. “Kemudian kami pun bermain judi remi,” aku pelaku K-A.

Saat asyik duduk melingkar saling berhadap-hadapan di antara mereka. Salah satu dari pemain, sambil mengocok kartu berwarna putih dan bergambar tersebut. Tiba-tiba beberapa petugas berpakaian preman datang ke tempat kejadian perkara (TKP), dengan menodongkan pistol ke arah peserta, lantas membubarkan permainan maksiat tersebut.

“Saya tidak bisa kabur pak, hanya pasrah saat ditangkap polisi. Sedangkan teman saya, begitu mengetahui petugas datang langsung lari masuk ke dalam gang-gang sempit,” beber K-A, saat ditemui di Mapolsek Tandes.

Selain para tersangka, polisi juga menyita barang bukti (BB) uang taruhan sebesar Rp 199 ribu, dan satu set kartu remi. Kini akibat ulahnya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dan 5 tahun penjara.***day

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here