28 Kdiv HumasTribratanewsJatim.com: Kepolisian Republik Indonesia meluncurkan Game Tumpas Teroris. Ini merupakan upaya edukasi untuk tidak terlibat dalam aksi teror.  Game Tumpas Teroris adalah sebuah game Arcade ringan yang mengedepankan penyampaian pesan moral kepada penggunanya. Game tersebut menyasar pengguna anak-anak mulai umur di atas tiga tahun.

Sementara, Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan berharap game efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya aksi teror.

User game akan diajak menumpas teroris yang meresahkan dengan cara melemparkan ketapel dan batu. Setiap teroris yang terkena lontaran batu dan ketapel, maka user game akan mendapat poin.

“Tapi hati-hati yah, teroris juga akan menembak anda,” kata Pengembang start up, Adjie Pratama di Mabes Polri.

28 stop terorGame Tumpas Teroris terdiri dari tujuh level permainan. Setiap level dalam permainan tersisip pesan moral yang bisa dibaca pengguna.

“Mari kita jaga Indonesia dari berbagai ancaman” dan “Terorisme bukanlah jihad. Terorisme tidak mengenal agama apapun”. Ini adalah salah satu contoh pesan yang disampaikan di game ini.

Dalam setiap pesan, diakhiri dengan tanda tagar #KamiTidakTakut

Game Tumpas Teroris mudah digunakan dan ukurannya kecil sehingga tidak membebani kapasitas sistem pengguna ponsel pintar. Game ini  bisa diunduh di Google Playstore dan Amazon Store secara gratis. Game ini juga kompatibel untuk smartphone Android dan Blackberry 10. (tbn/mbah)
foto: Kadiv Humas Polda Jatim Irjen Anton Charliyan