29 rapim polri JokowiTribratanewsJatim.com: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan, sinergi TNI dan Polri harus menjadi kunci pada pencapaian program pembangunan. Baik TNI maupun Polri, jangan terjebak pada ego sektoral.

“Kita perlu reformasi total,” demikian disampaikan Presiden dalam pengarahan kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun Anggaran 2016 .

Presiden Joko Widodo hari ini, Jumat (29/1/2016), hadir di Rupatama di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolsian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dalam Rapat pimpinan yang dihadiri oleh jajaran Kepala Kepolisian Daerah dan juga jajaran Panglima Komando Daerah Militer.

Disampaikan oleh Presiden Jokowi, saat ini kita sudah masuk pada persaingan ekonomi dunia yang dapat menjadikan ancaman bagi bangsa dan negara.

“Pertumbuhan ekonomi harus diikuti pemerataan. Pertumbuhan tanpa pemerataan akan timpang. Jangan sampai ekonomi dikuasai kelompok-kelompok tertentu,” tegas Presiden Jokowi.

“Jangan sampai ada mafia yang bermain. Polri dan TNI harus segera bertindak,” demikian ditegaskan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.  (tbn/mbah heru)