Bacasaja.net – Cuaca buruk yang sedang melanda negara Indonesia saat ini mengakibatkan beberapa kota di Indonesia dilanda banjir. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat masih akan mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia.

Buat mereka yang masih harus beraktivitas keluar rumah dengan kendaraan, berikut ini beberapa tips berkendara saat hujan, terutama saat melintasi genangan air yang cukup tinggi. Prinsip utamanya adalah sebisa mungkin menghindari daerah banjir atau dengan genangan air cukup dalam. “Pastikan rem dalam kondisi prima,” kata Rifat Sungkar yang memiliki pelatihan berkendara defensive driving, Rifat Drive Labs.

Rifat yang Brand Ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia ini juga mengingatkan agar tidak terlalu memacu kendaraan. “Kecepatan maksimum kalau hujan deras itu paling aman di 50 sampai 60 km/jam,” ujarnya. Tujuannya, mencegah pengereman mendadak yang bisa menyebabkan mobil tergelincir.

Lalu menghadapi genangan air atau banjir, maka ini strategi berkendara yang perlu kamu perhatikan

1. Pastikan kendaraanmu punya ground clearance yang tinggi

New Pajero Sport

New Pajero Sport

Ground clearance adalah jarak dari permukaan jalan ke komponen terendah di mobil.. Besarnya ground clearance ini akan menentukan seberapa mampu mobil menghadapi genangan air. Mobil berjenis MPV dan SUV seperti Mitsubishi Xpander, Xpander Cross, Eclipse Cross, dan New Pajero Sport memiliki ground clearance yang tinggi dan dapat menerobos genangan, namun harus diingat terdapat batas aman yang berbeda untuk setiap mobil. Sebagai contoh, New Pajero Sport yang baru saja dirilis punya ground clearance 21,8 cm.

Jika kamu tinggal di daerah yang rawan genangan air ketika hujan deras atau aktivitas keseharianmu melewati daerah-daerah berpotensi ada genangan air, maka kamu mungkin butuh mobil yang lebih tangguh, tipe SUV seperti New Pajero Sport yang bisa menghadapi cuaca buruk.

2. Perhatikan mobil lain yang menerobos banjir lebih dulu. 

Ini penting supaya bisa tahu seberapa dalam genangan air di jalan yang ingin dilewati. Biarkan orang lain lewat dan lihat jenis mobilnya serta pelajari kontur jalan dari mobil yang jalan terlebih dulu. Kalau mobil tadi berhasil melintasi banjir dan mobilnya sejenis dengan mobilmu maka kamu bisa mengikuti cara mobil tersebut. Pastikan juga mobil jangan sampai berhenti saat sedang menerobos genangan.

3. Seberapa batas tinggi air yang bisa dilalui?

Biasanya batas aman ketinggian air yang masih bisa dilewati adalah 30 cm di bawah air intake (saluran udara). Kamu juga bisa memakai ban sebagai ukuran, yakni tidak melebihi dari ketinggian ban saat melintas, maksimal setengah ban saat posisi mobil sedang tidak bergerak. Tapi kalau lebih tinggi sebaiknya dihindari, karena semakin tinggi air maka akan semakin besar risiko untuk mesin mobil kemasukan air dari intake atau saluran udara.

4. Waspada gelombang air yang ditimbulkan kendaraan lain

Adanya gelombang air ini dipastikan akan membuat tinggi air menjadi naik turun dan berisiko untuk masuk ke dalam saluran udara mobil lebih besar lagi.

5. Gunakan gigi satu atau L untuk mobil matic

Jika mobilmu bertransmisi manual, hindari pergantian gigi atau menginjak kopling saat melintasi banjir agar air tidak masuk ke dalam transmisi. Jangan panik ketika knalpot mobil terendam air saat mobil keadaan hidup. Karena yang menjadi faktor mobil mati ketika air membasahi pengapian dan masuk ke dalam intake.

6. Setelah berhasil melewati genangan, langsung melakukan pengetesan rem 

Biasanya ketika menerobos genangan akan membuat rem menjadi basah dan fungsi pengereman menjadi terganggu. Agar rem kembali bekerja maksimal sebaiknya Anda lakukan menginjak berkali-kali sampai komponen tersebut kering dari air.

Mengingat cuaca di Indonesia, jika kamu beraktivitas di daerah-daerah berpotensi ada genangan air, maka kamu mungkin butuh mobil yang lebih tangguh, tipe SUV seperti New Pajero Sport.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here