Bacasaja.net – Insiden polisi pukul jurnalis berawal dari aksi demo di depan Kantor BLK Kendari. Pemukulan jurnalis tersebut dilakukan oleh oknum polisi. Dimana belum diketahui atas dasar apa dan motif apa pemukulan tersebut dilakukan.

Melihat kondisi tersebut, Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto langsung turun tangan dan respon cepat untuk mengatasi masalah yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut. Yang bersangkutan langsung ditindak tegas dimintai keterangan serta di usut sampai tuntas.

Disisi lain Kapolres Kendari juga lansung menyampaikan permohonan maaf kepada yang yang bersangkkutan dan juga rekan rekan media di Kendari, Kapolres Kendari menuturkan aksi demonstrasi tersebut dilakukan pada pukul 10.00 WITA.

Namun, setelah para demonstran ditemui oleh kepala kantor BLK Kendari para demonstran semakin tidak terkendali di lapangan, menyikapi hal itu polisi langsung mengambil langkah untuk membubarkan massa aksi demo, menuru Didik ( panggilan Akrab Kapolres Kendari ) insiden pemukulan terhadap jurnalis tersebut tidak terduga, adapun polisi yang bertugas dilapangan hanya menjalankan pengamanan sesuai SOP.

Dikatakan oleh didik “Jadi mengenai anggota kami yang melakukan aksi arogan terhadap para demonstran dan juga Jurnalis, saya selaku Kapolres Kendari menyampaikan permohonan Maaf yang sebesar besarnya ”

Kapolres Kendari juga menyebutkan semua anggota yang terlibat dalam penanganan demo di Kantor BLK Kendari sudah dipanggil, pihaknya juga memeriksa oknum anggota yang diduga sudah melakukan tindakan arogan di lokasi tersebut, pada prinsipnya kata dia, hak dan tindakan tersebut tidak di duga duga.

Perlu diketahui aksi demo ini dipicu lantaran menuntut Kepala Kantor BLK Kendari  dan Pokja membatalkan lelang sebuah paket pekerjaan yang bakal dilelang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here