20 Nelayan matiTribratanewsJatim.com: Kecelakaan laut kembali terjadi di Perairan Munca, Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga Selasa (20/10/2015) malam, satu nelayan masih dalam pencarian tim Satpolair Polres Banyuwangi dan nelayan setempat. Satu nelayan ditemukan meninggal dunia dan satu nelayan lagi selamat.

Ketiga nelayan yang naas merupakan warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Para nelayan itu diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Suwarno (55) yang saat ini masih hilang adalah mertua Sutik (25) yang ditemukan tewas Selasa pagi. Sedangkan korban selamat bernama Agus Komarudin (27) anak kandung Suwarno.

Salah seorang nelayan yang juga keluarga korban, Abdul Hamim (43) mengatakan, ketiga nelayan itu berangkat dari pelabuhan ikan Muncar sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (19/10/2015) malam  menggunakan perahu pakisan. Setelah lebih kurang satu jam mencari ikan di sekitar Perairan Gumuk Kantong, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, perahu yang dinaiki bapak, anak dan menantu ini menghantam karang. “Lambung kapalnya bocor dan air masuk ke dalam perahu,” katanya.

Diduga karena banyaknya air yang masuk perahu jadi miring dan nyaris karam. Lantaran cemas Agus Komarudin langsung melompat ke laut dengan berpegangan jerigen kosong sebagai pelampung. Sementara Suwarno dan Sutik masih bertahan di tengah lautan.  “Agus selamat sampai ke tepi,” kata Hamim.

Dari keterangan Agus diketahui, jika Suwarno, ayahnya sempat selamat sampai ke tepi. Hanya saja saat mengetahui anak menantunya masih berada di tengah, dia  kembali untuk menolong. Sialnya hingga Selasa (20/10/2015) Suwarno masih hilang dan dalam pencarian.

Sementara Kasatpolair Banyuwangi AKP Basori Alwi melalui Kanit Polair Muncar Aiptu Bambang Supriyanto mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan sekitar pukul 03.00 WIB Selasa dinihari. Seketika itu juga dibantu lima personel Satpolair Banyuwangi langsung melakukan pencarian dari dua jalur. Yakni menggunakan kapal karet dan mencari di tepi pantai. “Kami terus sisir Pantai Gumuk Kantong, radius sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Pencarian petugas dibantu warga dan keluarga korban akhirnya membuahkan hasil. Pukul 08.45 Selasa pagi jenazah Sutik ditemukan di bibir pantai dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah Sutik langsung diangkat ke darat. Tak lama kemudian mobil ambulan dari Puskesmas Kedungrejo datang ke lokasi membawa jenazah malang itu menuju rumah duka untuk dimakamkan.

“Hingga Selasa tim SAR dari Satpolair Banyuwangi dibantu keluarga korban dan nelayan setempat masih melakukan upaya pencarian di sekitar Pantai Gumuk Kantong. Untuk perahu sudah dievakuasi dengan ditarik kapal lain menuju dermaga Pelabuhan Muncar,” pungkas Bambang. (mbah heru)

Foto: Dievakuasi korban Sutik, yangbtewas berhasil ditemukan di pantai gumuk kantong, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar (hpb)