31 Berburu satwa LiarTribratanewsJatim.com: Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan mahasiswa Jember mengunggah foto hasil buruan hewan kucing liar di halaman face book miliknya, hal ini berakibat memicu reaksi keras masyarakat dan keprihatinan Pemerhati lingkungan yang dianggap membawa dampak negatif terhadap kelestarian ekosistem  alam dan satwa liar yang dilindungi terancam punah.

Perburuan satwa liar di Jember yang sangat meresahkan masyarakat, membuat Jajaran Kepolisian yang dipimpin AKBP M Sabilul Alif SH SIK  tak berdiam diri, polisi gencar melakukan patroli bekerja sama dengan petugas RPH Kabupaten Jember

Kerja Keras Polisi memburu para pemburu satwa liar membuahkan hasil, Sabtu Dini Hari (31/10/2015) saat aparat blusukan sampai ke pelosok kawasan hutan Sabrang Dusun Tirto Asri Desa Andong Sari, Kecamatan Ambulu –Jember, Jawa Timur.

Ditengah sunyi senyapnya hutan petugas patroli gabungan mendengar suara gerak gerik mencurigakan ditambah lagi ada letusan senapan. Kemudian polisi  bergerak cepat menuju sumber suara, pelaku pemburu liar yang merasa kepergok petugas lantas berusaha melarikan diri dari sergapan petugas.

Tak mau target kabur menghilang, kecerdikan aparat sigap menyebar dan mengejar, meski pemburu liar tersebut menancap gas sepeda motornya namun polisi berhasil menghadang dan menangkap pelaku berikut barang buktinya

31 Berburu satwa Liar 1“ Dua orang pelaku pemburu satwa liar sudah berhasil kami tangkap dengan barang buktinya, Pelaku berinisial DP dan SF semuanya warga dusun tirto asri, dari tangan pelaku kami mengamankan 1 buah senapan angin modifikasi peluru 5,5 mm, satu ekor kijang dalam keadaan mati, 1 buah senter, dan sepeda motor hitam tanpa nopol, “ kata Kapolsek Ambulu AKP. Sugeng

Kasubag Humas Polres Jember AKP. Dono Sugiarto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pemburu satwa liar yang sudah diamankan di Mapolsek Ambulu

“Kami menghimbau masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian flora fauna, perburuan satwa liar diancam pidana sesuai UU No. 5 Tahun 1990 dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 100 Juta, Kasus ini menjadi atensi Bapak Kapolres, jajaran Polres jember akan terus melakukan patroli sampai ke kawasan hutan untuk mencegah perburuan satwa liar sekaligus menegakkan hukum bagi pelakunya “ Tegas Kasubag Humas Polres Jember. (hpb/mbah heru)

Foto: tersangka dan barang bukti disita polisi