2 ReqidentTribratanewsJatim.com:  Kekosongan Tanda Nomer Kendaraan Bermotor (TNKB) di Jawa Timur,  akhirnya terpenuhi. Pemilik kendaraan bisa merasa lega, karena Mabes Polri sudah mengirim material TNKB. Pasokan plat nomor itu langsung disebar ke seluruh Samsat di Jawa Timur.

Pencetakan plat nomor yang sempat terhenti karena bahan bakunya habis, kini mulai berjalan normal lagi. ”Kini kekurangan TNKB sudah teratasi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes R.P Argo Yuwono didampingi Kasubdit Reqident Ditlantas Polda Jatim, AKBP Teddy Rayendra dan Kasi STNK Kompol Fahri, Senin (2/11/2015).

SampaiNopember 2015 ini, TNKB kendaraan roda 2 (sepeda motor) terbyata 1,7 juta TNKB sudah didistribusikan ke Samsat jajaran Ditlantas Polda Jatim. Sedang untuk roda 4 (mobil) tercatat 500 ribu TNKB.

Krisis plat nomor kendaraan bermotor cukup menyedihkan. Meski demikian, akhirnya,  Polda Jatim mendapat pasokan 1,7 juta plat nomor dan masih ada kekurangan 400 ribu buah plat nomor.

2 RekqidentSemua kekurangan plat nomor itu segera teratasi pada November 2015. Sebab Korlantas Mabes Polri bakal mengirim lagi plat nomor untuk menutupi kekurangan, jika ada kekurangan. Sebagian lainnya, pasokan digunakan untuk stok berikutnya. Syaratnya mudah, cukup membawa bukti pembayaran pajak yang diterima dari petugas Samsat atau bukti STNK. “Pengambilamn TNKB tidak dipungut biaya sepeserpun,” tandas Kasubbid Reqiden.

Hanya menunjukkan surat tersebut, petugas akan mengarahkan wajib pajak ke lokasi pembuatan plat nomor di Samasat. Bagi masyarakat yang sudah telanjur, mencetak plat nomor sendiri, polisi menyarankan agar menggantinya dengan yang baru. Sebab saat ini sudah tidak ada lagi kelangkaan plat nomor lagi.

Plat nomor pengganti sudah tidak bisa digunakan lagi. Dan saat ini toleransi pemasangan plat nomor lama yang telah kadaluarsa belum dicabut. Polisi masih memberikan kelonggaran jika ada kendaraan yang masih menggunakan plat nomor lama. Sebab, stok TNKB yang ada belum mencukupi semua kekurangan. Kebijakan itu baru dicabut setelah semua kekurangan teratasi. (mbah heru/boby/jack)

Foto:  Kabid Humas Polda Jatim, Kasubdit Reqiden dan Kas i Ditlantas Polda Jatim (boby)