Tempat Mayat Ditemukan
Lokasi Mayat Korban Ditemukan

Mayat 2 Mayat 3Surabayaraya 12/12/2015 : Nur Yahya  seorang manager operasional PT Kedawung Subur , jalan  Kali Rungkut Surabaya ditemukan tewas di dalam tabung penyimpanan bahan bakar minyak, di pabrik peralatan rumah tangga tersebut, sekitar pukul 10.00 Wib.

Bapak empat anak ini ditemukan, sudah ada di dalam kondisi membusuk oleh karyawan pabrik setempat, yang saat itu tengah memeriksa secara rutin kondisi tangki penyimpanan BBM.

Kejadian ini kemudian, dilaporkan ke Polsek Rungkut dan Polrestabes Surabaya. Mendapat laporan itu petugas Polsek Rungkut segera meluncur ke lokasi kejadian.

Petugas segera mengamankan TKP,  dan memanggil tim INAFIS Polrestabes Surabaya untuk menggelar olah TKP.

Saat  tim datang petugas menyaksikan kondisi mayat warga jalan Kedurus ini di dalam tabung, dalam kondisi membusuk  dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Karena mayat ada di dalam tabung ukuran raksasa dengan lubang yang sangat kecil, petugas kesulitan mengevakuasi mayat. Dan sangat beresiko sekali bila petugas masuk kedalam tabung untuk mengevakusi korban.

Sehingga, petugas dibantu pihak pabrik membongkar tabung penyimpanan BBM dalam dengan alat las dan gerinda. Tabung dilubangi untuk mengambil jenasah. Setelah hampir satu jam, dikerjakan, mayat baru bisa di ambil dari dalam tabung, untuk di identifikasi.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, diketahui  korban menghilang sejak hari Rabu (09/12) lalu. Keluarga sempat mencari berkali kali di pabrik namun tak di temukan. Padahal semua barang barang milik korban seperti mobil telepon genggam berada di meja kerja. Sehingga pihak keluarga kebingungan mencari.

“ Sebelumnya ada keluarganya yang mencari di Bali, dan istrinya sering datang ke pabrik mencari tapi tak pernah ketemu selama empat hari ini. Tapi ketika ditanyakan ke orang pinter, pak Nur Wahyu nya masih ada di sekitar pabrik dan tak jauh dari minyak minyak, nah tadi pagi oleh orang-orang mencari di tempat penyimpanan residu dan ternyata ketemu,” terang Fainy salah satu buruh pabrik.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Sugeng Riyanto, bahwa korban terakhir diketahui dari rekaman CCTV berada di pabrik, bahwa korban pada pukul  06.01 WIB terlihat melintas di sekitar lokasi kejadian dengan mengenakan pakaian kerja.

“ Dari hasil olah TKP sementara, tak ditemukan tanda tanda ke keras di tubuh korban, di sekitar TKP juga tak di temukan tanda tanda yang  mencurigakan, seperti bekas bekas seretan”,  jelas Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Sugeng Rianto.

Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, bahwa korban diduga bunuh diri karena masalah keluarganya. Tiga dari empat anaknya meninggal dunia, tinggal seorang anak yang kini juga menderita sakit. Sementara istri pertamanya telah meninggal karena sakit. Korban baru menikah pada bulan Mei lalu, namun istri keduanya juga menderita  sakit dan dirinya sendiri kini juga sedang sakit.

Guna melengkapi hasil penyidikan, jenasah korban dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Dr. Soetomo untuk di otopsi. Dari hasil otopsi inilah  nantinya jelas penyebab kematian korban. “ Saat ini kami masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban  dan motif kematian korban. Karena harus melakukan penyelidikan lebih dahulu dan menunggu hasil otopsi. Sejumlah saksi telah kami periksa terkait kematian korban,” terang AKP Sugeng Rianto. Rencananya usai diotopsi jenasah korban diserahkan kepihak keluarga untuk di makamkan.***Ars

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here