26 patroli gabungan di selat baliTribratanewsJatim.com: Keselamatan penumpang di jalur penyeberangan Ketapang – Gilimanuk menjadi prioritas aparat dalam Operasi Lilin Semeru 2015. Sabtu (26/12/2015) siang, petugas gabungan dari Satpolair Polres Banyuwangi dan Ditpolair Baharkam Mabes Polri melakukan patroli bersama di kawasan Selat Bali.

Cek perairan yang dipimpin langsung Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama ini memulai patroli dari Pelabuhan Tanjungwangi.  Tiga unit kapal masing-masing Kapal Polisi (KP) Perkutut dengan nomer lambung 3000 milik Mabes Polri, KP X-1033 dan KP 1060 milik Satpolair Polres Banyuwangi bergerak secara beriringan menuju sekitaran Pelabuhan ASDP Ketapang.

KP Perkutut yang ditumpangi Kapolres dan sejumlah pejabat utama seperti KasatPolair AKP Basori Alwi, Kasat Lantas AKP Samirin, Kasubag Humas AKP Subandi, Kapolsek KP3 Tanjungwangi AKP Hadi Siswoyo, melaju didepan dikawal KP X-1033 dan KP 1060. Kapal ini dikomandani Iptu Antonius Trias. Mendekati Pelabuhan ASDP Ketapang, kapal utama itu langsung merapat ke KMP Tiga Anugerah.

Begitu posisi dua kapal telah merapat, Kapolres AKBP Bastoni Purnama bergegas menyusuri dek kapal pengangkut penumpang yang menunggu giliran sandar di Pelabuhan ASDP Ketapang. Di KMP Tiga Anugerah perwira menengah dengan dua melati di pundak itu langsung menapaki tangga untuk naik ke lantai dua.

Bersama rombongan kapolres langsung menuju ruangan nahkoda untuk melakukan sidak. Kapolres asal Lampung ini banyak menanyakan tentang situasi pelayaran kepada nahkoda, terutama terkait arus, kendala cuaca, serta kesiapan armada. Begitu mendapat jawaban yang memuaskan, rombongan lantas ganti menyusuri ruangan penumpang.

“Gimana, penumpang nggak ada yang mabuk,” tanya AKBP Bastoni Purnama sambil berjalan menyusuri bangku penumpang, lalu turun dan naik kembali ke KP Perkutut.

Selanjutnya, cek perairan berputar ke arah utara dengan sasaran Perairan Watudodol. Di sini tim mengawasi suasana liburan di Grand Watudodol yang biasa melayani wisata bahari ke Pulau Menjangan Bali. Kepadatan pengunjung di pantai yang terkenal dengan sebutan Klopoan itu terlihat dari tengah perairan.

26 patroli gabunag dis lat bali 1Kepada awak media, AKBP Bastoni Purnama menegaskan bahwa patroli laut ini untuk memastikan kesiapan armada kapal serta keselamatan penumpang selama Operasi Lilin Semeru 2015. Patroli laut tidak hanya digelar sekali ini.

“Secara rutin patroli perairan akan dilaksanakan sampai pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru berakhir 2 Januari 2016. Kita ingin pelayaran dari Gilimanuk menuju Ketapang atau sebaliknya tetap lancar dan aman,” tukasnya.

Situasi pelayaran di Selat saat ini terbilang optimal. Seluruh dermaga dan kapal tetap beroperasi seperti biasa. Kapolres berharap, satu dermaga baru bisa beroperasi sehingga yang biasanya enam bisa menjadi tujuh.

“Kita sudah koordinasi dengan pengelola pelabuhan dan Kementrian Perhubungan agar pemberhentian operasi kapal LCT yang jatuh akhir Desember 2015 ditunda. Ini untuk antisipasi agar arus pelayaran tidak macet dan tidak memicu antrian kendaraan,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kasat Polair Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi, patroli perairan tidak hanya difokuskan pada keselamatan penumpang maupun kesiapaan armada kapal. Aparat juga memberikan arahan kepada seluruh awak kapal yang berlayar di Selat Bali agar tidak lego jangkar di sekitaran kabel bawah laut karena berbahaya.

“Semua jenis kapal kami larang lego jangkar di sana, di selatan Pelabuhan LCM. Itu merupakan salah satu obyek vital yang menjadi fokus pengamanan aparat perairan,” ujarnya.

Kelengkapan kapal semisal baju pelampung juga menjadi perhatian. Aparat juga menghendaki agar ABK kapal memberikan arahan mengenai lokasi dan cara mengenakan lifejacket. Disamping itu, para nahkoda juga diminta mengangkut penumpang tidak melebihi kapasitas.

“Desember – Februari biasanya cuaca kurang bersahabat. Arahan seperti itu untuk menangkal terjadi kasus kecelakaan laut,” tegasnya. (bwi/mbah heru)