30 jambret tabesTribratanewsJatim.com: Unit Resmob Polrestabes Surabaya berhasil membekuk ZA (30) warga Jalan Tambak Asri, Surabaya. Residivis ini ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi perampasan di kota Surabaya.

Bahkan ZA berserta komplotannya sudah puluhan kali melakukan aksinya. Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Manang Soebeti menjelaskan, penangkapan tersangka berawal saat polisi mendapat laporan masyarakat. Polisi setelah melakukan penyelidikan, berhasil menangkap ZA yang juga sebagai otak dari pelaku perampasan. “Kami berhasil menangkap tersangka di rumah kosnya di kawasan Tambak Asri,” katanya, Rabu (30/12/2015).

Dalam menjalankan aksinya, ZA tidak sendiri melainkan dibantu tiga temannya yakni PR, UC dan WW (DPO). Sementara dalam menjalankan aksinya keempat pelaku menggunakan dua sepeda motor, milik WW dan UC yang sekaligus menjadi joki.

Sementara PR dan ZA bertugas sebagai eksekutor.“Meski satu komplotan namun mereka jarang melakukan aksinya bersama,” lanjutnya.

Begitu mereka mendapatkan hasil perampasan, lalu berkumpul di tempat untuk membagi hasil kejahatan. Semua hasil kejahatan mereka bagi rata.

Ada 10 lokasi yang biasanya mereka gunakan untuk beraksi. Diantaranya, Jalan HR Muhammad, Jalan Mendut, Jalan Diponegoro, Jalan Kalianak, Jalan Bubutan, Jalan Kapasan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Demak dan Jalan Diponegoro.

Sementara itu, kepada polisi, ZA mengaku sudah hampir tiga tahun menjalankan aksinya. Awalnya dia bersolo karir menjambret sendirian, namun sering gagal. Bahkan juga sempat tertangkap dan dipenjara. Namun setelah keluar penjara merekrut dan membentuk komplotan. Hal itu dilakukan untuk mempermudah aksinya.

“Mereka merupakan teman ngopi saya, ya kebanyakan mereka ikut saya karena butuh uang. Dan saat saya tawarin pekerjaan itu, mereka mau,” kata tersangka. Tidak hanya mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa 15 tas perempuan yang berisikan domper, KTP, kosmetik, SIM, dan kartu ATM. (tbs/mbah heru)