COLONGSurabayaraya 07/01/16 : Apa yang dilakukan tersangka, S-S tidak sebanding dengan hukuman yang diberikan kepadanya. Betapa tidak, pria berusia 20 tahun tersebut mencuri sebuah handphone (HP) di tempat pijat refleksi di Lantai GL Blok A Mall BG Junction Jl. Bubutan Surabaya. Apesnya, telepon genggam merk Advon hasil curiannya kemudian dijual ke Pasar Maling Wonokromo, hanya laku Rp 50 ribu.

Bukan hanya sial, akibat ulahnya tersebut warga Jl. Babadan 31 Krembangan itu, dicokok polisi dan dinyatakan bersalah melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian, hukumannya 5 tahun penjara. Kini tersangka yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual minyak gosok tersebut, harus meratapi penyesalannya di balik jeruji besi Mapolsek Bubutan.

Kapolsek Bubutan, Kompol Edith Yuswo mengungkapkan pencurian yang dilakukan S-S secara kebetulan saja. waktu itu, dia hendak menawarkan dagangannya minyak gosok ke tempat pijat refleksi. Karena memang sudah menjadi langganannya. Ternyata sesampai di lokasi suasana sepi dikarenakan semua karyawan sedang istirahat.

Sambil menunggu waktu, S-S pun duduk-duduk di atas kursi sambil menungu karyawan datang. Dan kedua matanya melihat HP yang tergeletak di atas meja. Daripada menganggur HP itu diambil. “Mulanya hanya dibuat mainan oleh tersangka. Namun lama kelamaan, HP milik korban dibawa kabur olehnya,” ungkap Edith.

Kepada penyidik, S-S berterus terang usai mencuri HP pada malam harinya dibawa ke Pasar Maling untuk dijual. Selanjutnya guna menghilangkan jejak, ia beberapa hari tidak berkunjung ke tempat pijat.

Tiga hari kemudian, masih kata pelaku, bertandang ke tempat pijat untuk menawarkan minyak gosok. Bukannya dibeli, S-S malah ditegur oleh karyawan telah menggondol HP. Pelaku pun akhirnya tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Pemilik Handphone pun akhirnya melaporkan hal tersebut ke polisi. “HPnya saya jual cuma laku Rp 50 ribu saja,” akunya.***day

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here