15 dor tabesTribratanewsjatim.com: Mardikin alias MSK (28) warga Tambak Pring Barang Surabaya harus berjalan tertatih-tatih saat digiring anggota Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. Ancaman tembak ditempat bagi pelaku curas itu benar-benar dibuktikan oleh Polrestabes Surabaya, Senin (15/2/2016). Ini dilakukan setelah mendapat arahan Pimpinan tertinggi di Polrestabes, unit Jatanras membuktikan tembak di tempat tersangka MSK yang merupakan buron kasus curat di mini market di Jalan Raya Satelit Indah Surabaya pada April 2014 lalu. Sebelumnya, dua tersangka telah berhasil ditangkap dan kini menjalani hukumannya di Lapas Medaeng. Dalam setiap aksinya, tersangka MSK bersama komplotanya menghentikan korban dan berpura-pura minta tolong, untuk mendorong sepeda motor tersangka yang sedang mogok. Setelah korban berhasil dipancing, tersangka meminta korban untuk menyerahkan barang berharga dan motor. Bila korban menolak, tersangka yang berperan sebagai ekskutor itu tak segan untuk memukul bahkan membacok korban hingga terluka. Pelarian tersangka diakhiri oleh Unit Jatanras di dekat salah satu mall di Surabaya. Tak ingin buruanya kabur, polisi menembak kaki tersangka, setelah tiga kali tembakan peringatan tak digubris. Barang bukti yang turut diamankan berupa sajam berjenis parang yang dia dapat dari luar pulau. “Dalam aksinya, Tersangka membawa sajam untuk melukai korbannya. Kawanan ini sering beroperasi di daerah Sukomanunggal dan sekitarnya,” kata AKBP Takdir Mattanete Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Kepada polisi, tersangka yang memiliki dua anak itu mengaku menjual hasil kejahatanya ke luar pulau, dan hasil penjualan dibagi rata kepada ke lima pelaku. Dua tersangka sebelumnya berhasil ditangkap dan kini tinggal dua orang tersangka GHF dan AZS yang masih buron. (tbs/mbah heru)