Tribratanewsjatim.com: Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil melumpuhkan salah satu DPO (daftar pencarian orang) terkait kasus jambret spesialis wanita yang beraksi dibeberapa TKP di Surabaya, Senin (29/2/2016).

29 dor tabesAdalah AA alias Ucup, komplotan ZA (30) pelaku jambret yang telah diamankan Unit Resmob Polrestabes Surabaya pada Desember lalu. Tersangka AA merupakan salah seorang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bersama 4 rekan yang kini masih menjadi target pengejaran Polisi.

Saat polisi datang ke rumahnya di Jalan Tengger Rejo Mulya, Surabaya pemuda 21 tahun itu terbangun dari tempat tidurnya dan langsung kabur. Melihat tersangka melarikan diri, petugas kemudian melumpuhkan kaki kanannya dengan timah panas.

“Anggota akan menangkapanya malah melarikan diri, agar tidak kabur lebih jauh maka kaki kanannya dilumpuhkan,” kata Kasat Resktim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete.

Tersangka dalam menjalankan aksi penjambretan ini sudah sekitar sebulan lalu. Dari hasil pengakuannya ada sekitar 4 lokasi yang menjadi tempat melakukan penjambretan.

Ucup juga mengaku kalau dirinyanya sudah dua kali keluar masuk penjara. Di tahun 2013 tersangka diamankan di Polsek Benowo lantaran melakukan aksi pencurian sepeda angin.

Usai keluar dari rutan pemuda pengangguran ini tidak jera dan meningkat levelnya menjadi pelaku jambret. Tetapi atas aksi penjambretan tahun 2015 Ucup masuk jeruji besi lagi karena berhasil diringkus oleh anggota Reskrim Polsek Wiyung.

“Pelaku ini perannya sebagai joki, sedangkan eksekutornya adalah ZA yang kini sudah menjalani hukuman di rutan medaeng,” lanjut Tadir.

Sementara Ucup mengaku, sebelum beraksi terlebih dulu kumpul di tempat kos ZA di Jalan Tambak Asri, Surabaya. “Kalau berhasil saya mendapatkan bagian Rp 100 hingga 200 ribu karena saya hanya bagian joki, hasilnya hanya dibuat beli minuman keras (miras) bersama teman,” akunya. (tbs/mbah)