penemuan mayatSurabayaraya 14/4/16: Diduga masalah ekonomi, Taufik Hidayat (36), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali tampar berwarna biru di rumahnya Jalan Jogoloyo Besar B/39, Rabu (13/4) siang.

Mayatnya ditemukan pertama kali oleh istrinya, Nunuk Wahyuningsih, sekitar pukul 14.00.  Waktu itu, korban pamit kepada istri dan ibunya, Murofah untuk menunaikan sholat Dhuhur di kamar tengah. Namun dua jam lebih, korban tidak muncul, sehingga membuat istrinya curiga.

Kemudian menyusul ke kamar dan alangkah terkejutnya Nunuk, mendapati suaminya itu, sudah tewas menggantung di atas kusen plafon. Temuan ini, kemudian diberitahukan kepada Murofah. Lalu meminta tolong kepada para tetangganya, dan diteruskan laporan ke Polsek Dukuh Pakis.

Setelah diidentifikasi, mayat korban dievakuasi ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo, guna divisum. “Tali tampar berwarna biru, yang melilit leher korban lalu diputus dan tubuh korban diletakkan di atas tempat tidur,” ungkap Agung, kerabatnya, di lokasi.

Sebelum tewas, masih kata Agung, korban sebelum sholat Dhuhur, sempat mondar-mandir di belakang rumahnya, melihat tetangganya memasak dan sempat tersenyum. Ternyata itu menjadi pertanya senyuman terakhir dari korban. “Kemungkinan, korban nekat melakukan bunuh diri karena prihatin memikirkan ekonomi keluarga,” duganya.

Maklum, korban sehari-hari berprofesi sebagai kuli bangunan dan sudah tiga minggu tidak bekerja setelah mengalami kecelakaan kerja. Sedangkan ia mempunyai bayi berumur baru 7 bulan, yang membutuhkan susu. Semenjak kejadian itu, korban mengalami luka pada jari tengah kakinya akibat terkena grenda dan terpaksa diamputasi. “Pemasukan tidak ada, sedangkan keluarganya membutuhkan biaya hidup,” bebernya.

Selain masalah ekonomi, korban juga mempunyai riwayat penyakit gangguan jiwa. Namun tidak sampai rawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, dan hanya sering kontrol (rawat jalan) saja. “Itu pun tiga bulan sekali kontrol, sehingga tidak mungkin penyakitnya kambuh,” pungkasnya. ***chm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here