Bacasaja.net – Bus Sugeng Rahayu kembali menglami kecelakaan di Jalan Raya Trowulan, Sabtu (13/2) sekitar pukul 22.30. Peristiwa itu terjadi setelah bus yang disopiri oleh M Jumantoro, 51, warga Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ini melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, sopir bus mengalami luka cukup serius karena terkena serpihan kaca depan bus yang menabrak dinding rumah warga.

Menurut keterangan salah satu penumpang bus bernama Reza Ramadhan, 25, memasuki Jalan Raya Trowulan, bus berpenumpang sekitar 23 orang ini beradu kecepatan dengan bus Sugeng Rahayu yang lain, melaju di belakangnya. ’’Dari (Terminal) Bungurasih sudah tidak enak jalannya. Gasnya dipakai mainan, banting kiri banting kanan,’’ katanya.

Jumantoro diduga kehilangan kendali dan kendaraannya pun keluar dari lajur jalan. Bus menabrak pagar dan rumah milik warga. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kernet bus beserta penumpang selamat. Namun, bagian kepala bus ringsek akibat benturan keras dengan tembok rumah warga.

Baca Juga: KNKT Ungkap Isi Black Box Sriwijaya SJ 182

Sementara itu, sopir bus, Jumantoro mengalami luka pada bagian pelipis dan pipi lantaran terkena pecahan kaca. Ia dilarikan ke RS Dian Husada, Sooko guna mendapatkan perawatan. ’’Karena jalannya licin, jadi ban bus tadi selip, terus oleng,’’ kata Jumantoro.

Dia mengatakan, saat itu kondisinya sedang fit dan tidak mengantuk sedikit pun. Hanya saja, menurutnya, kondisi jalan yang licin membuat laju bus tak terkendali hingga terjadi kecelakan. Dia mengatakan, insiden kecelakaan ini merupakan yang pertama kali dialaminya dalam 13 tahun sebagai sopir bus. ’’Baru kali ini dan memang jalannya licin saja ditambah baru ditambal sulam juga jalannya,’’  katanya.

Sementara itu, Panit Lantas Polsek Trowulan Ipda Suparno mengatakan, kecelakaan tunggal ini terjadi akibat sopir bus kurang konsentrasi. Sopir bus kehilangan kendali saat beradu kecepatan dengan bus lain yang masih satu PO. ’’Kalau infonya tadi bus ini memang melaju bareng dengan bus lain dan mereka seperti dulu-duluan.

Karena oleng akhirnya menabrak rumah ini,’’ ujarnya. Sementara itu, sebagian penumpang telah dialihkan ke bus lain guna sampai ke tujuan. Sekitar pukul 01.30, badan bus berhasil dievakuasi dengan ditarik truk tronton yang melintas.

Baca Juga: Kinerja Strategis Kemendagri

Kulimah, 68, pemilik rumah mengatakan, saat itu ia beserta enam anggota keluarganya masih terjaga. Namun, tiba-tiba ada suara benturan keras yang datang dari arah depan. Dia menemui, sebuah bus telah menyeruduk bagian depan rumah yang sehari-harinya dipakai sebagai toko helm tersebut. ’’Untungnya tidak ada orang di situ. Karena memang dipakai untuk jualan helm dan menyimpan alat-alat onderdil,” tuturnya.

Baca Juga: Manfaat Donor Plasma Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here