AKBP Indra Mardiana Kasat Reskrim Polrestabes Semarang memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait Jambret kelas kakap yang berhasil dilumpuhkan anggotanya

Anggota Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, terpaksa menembak kaki dua penjambret karena melawan petugas yang akan menangkap mereka. Pelaku sudah beraksi di puluhan tempat.

“Mereka beraksi di 38 lokasi selama beberapa waktu terakhir,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana di Semarang, Rabu.

Kedua penjambret ini, kata AKBP Indra Mardiana, berkeliling sebelum beraksi untuk mencari korban yang lengah saat berkendara. Ia menyebutkan nama kedua pelaku tersebut masing-masing Bagas Wara Hari Saputra (21) dan Septian Ogi Kristianto (22) warga Genuk, Kota Semarang.

Kedua pelaku mengincar pengendara yang sedang menggunakan telepon seluler dan kurang berkonsentrasi dengan situasi di sekitarnya saat berkendara.

AKBP Indra Mardiana mencontohkan salah satu aksi keduanya pada 27 Februari 2021 terhadap seorang wanita pengendara sepeda motor yang sedang menerima telepon di seputaran Jalan Imam Bonjol.”Pelaku merebut ponsel korban, bahkan sampai terseret,” katanya.

Bersama dengan pelaku, lanjut dia, diamankan pula empat telepon seluler yang diduga merupakan hasil kejahatan.Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here